
Pagi 16 Oktober 2009, dering telpon kamar hotel membangunkan aku. Aku lihat jam tangan, waktu menunjukkan tepat pukul tiga, ternyata operator hotel membangunkan kami untuk makan sahur di kantin hotel yang berada dilantai tiga tepat diatas kamar kami yang berada dilantai dua.
Aakh...ruang makan yang nyaman dan mengasyikkan !!...tepat ditengah ruang dimana kami makan terdapat kolam renang yang airnya bening bewarna biru, bunga- bunga indah dan dedaunan tertata rapi dan asri pada pot besar dan kecil, lampu sorot yang memancar menawan dan alunan musik suara gambus yang sayup-sayup terdengar menambah suasana makan yang menggairahkan,tak terasa semangkuk hangat sup merah, pepes ikan, krupuk, dua iris melon dan dua iris semangka,kudapan dan lauk pauk,kopi susu,air putih sumua ludes..habis tak tersisa dihadapanku..demikian pula yang ku lihat dihadapan suami dan anakku. Menikmati suasana sambil ngobrol-ngobrol, suara azan subuh terdengar menyentakkan kami yang sedang larut,dan mengharuskan kami kembali kekamar untuk menunaikan sholat subuh.
Pukul sepuluh pagi kami check out dari hotel Beringin dan memulai perjalanan menuju kearah kota Semarang.Di kota semarang ini banyak menyimpan kenangan masa kecilku. Masih aku ingat dimana rumah yang dulu aku pernah tinggal, maka aku minta suamiku untuk melihat kembali rumah itu. Sulit memang..karena kami tidak membawa peta kota Semarang, kesasar dan melewati jalan yang sama berulang - ulang , namun kami tak putus harapan, Yang aku tahu kami harus menemukan dulu jalan gunung sawo, memang rumah orang tuaku dulu rumah peninggalan belanda yang besar dan letaknya diatas bukit sehingga pelabuhan laut Tanjung Perak, kapal besar maupun kecil yang lalu lalang bisa terlihat dari rumahku, bahkan pemandangan sebagian dari kota Semarang bisa terlihat...ahh... indah sekali ..
Tengah aku melamun membayangkan masa kecil itu ,tiba-tiba sekilas terpampang " jalan gunung sawo " Well...surprise we did it..!!. Segera kami telusuri jalan gunung sawo dan aku ceritakan dan aku tunjukkan satu satu pada anakku dimana kisah itu terukir ....dan yang jelas tempat itu sangat berubah luar biasa...sekilas rumahku dulu hampir tak aku kenali, namun melihat tangga tinggi [ undhak-undhak'an yang menuju pintu masuk rumah ] yang tertata apik dan ada sedikit perubahan aku dapat mengenalinya lagi...dan sekali lagi aku terperanggah... karena sekitar lima rumah dari rumahku dulu sekarang menjadi rumah sakit yang sangat besar dan bagus, dan rumah sakit itu tampak megah terlihat diatas bukit...sayang aku lupa nama rumah sakit itu

Posting Komentar